Biaya Masa Kini , Biaya Masa Depan


Gila!! Biaya masa kini  weleh weleh  "makin mahal aja” ya Bu 


Itulah komentar para ibu – ibu ketika mereka akan menyekolahkan anak – anak mereka.  Biaya pendidikan semakin lama memang semakin mahal.Jadi jika ada sekolah A yang biayanya saat ini terasa murah maka di masa mendatang belum tentu akan semurah itu karena ada pengaruh kenaikan harga atau yang biasanya disebut orang inflas

contoh perhitungan kenaikan biaya selama kurun waktu 15 Tahun
Dii awal tahun 1990, biaya kuliah per semester di sebuah universitas di Surabaya adalah 400 ribu rupiah. Tahun 2005 lalu biayanya menjadi 6 juta rupiah. Itu artinya biaya kuliah per semester di universitas tersebut naik menjadi 15 kali lipat dalam kurun waktu 15 tahun. Atau naik sebesar 20% tiap tahun selama 15 tahun.

Dengan gambaran tersebut bagai mana dengan BIAYA MASA DEPAN .......................?!
Tentunya akan semakin mahal.......sanggupkah nantinya keluarga muda dapat menyekolahkan anak anaknya ...?! Apa lagi kebutuh pokok pun sering kali naik harga tanpa bisa dikendalikan oleh siapa pun..

langkah terbaik adalah dengan MENABUNG untuk mengatasi Biaya Masa Depan. Naik kelas saja harus bayar uang gedung lagi ,lihat disini

bila ini biaya masa depan anak untuk dapat kuliah ................................



FV = PV x (1 + i )t


Keterangan :
  • FV = Future Value ( Total Biaya Pendidikan Akan datang)
  • PV = Present Value ( Total Biaya Pendidikan Saat ini )
  • i = Tingkat inflasi
  • t = Jangka waktu

Contoh:
Uang Pangkal di PTN A tahun ini adalah 20 juta. Berapakah Uang Pangkal tersebut saat 17 tahun yang akan datang. bila  Asumsi kenaikan biaya pendidikan adalah 10% per tahun, desimalnya 0,1.
FV = 20 jt (1 + 0,1)17
FV = 20 jt (1,1)17
FV = 20 jt X 5,05
FV = 101 jt
Jadi uang pangkal tersebut 17 tahun yang akan datang adalah 101 juta rupiah..

Untuk memenuhi biaya masa depan sebegitu besar sebainya menabung di mana ?!

Adapun suku bunga utk tabungan bersaldo 1-10 jt sebesar 2% pertahun. Dengan asumsi nilai tabungan awal 5 jt dan tidak pernah ditambah selama setahun, nasabah akan mendapat bunga Rp. 100,000/tahun.
 Setelah dipotong pajak 20%, pendapatan nasabah tinggal Rp. 80.000, padahal by administrasi yg harus dibayar selama setahun mencapai Rp. 120,000. Alih-alih bertambah, nilai tabungan awal malah nombok Rp. 40,000 dalam setahun.



Penabung kian cepat kehilangan uangnya jika nilai tabungan dibawah 1 jt, sebab bunganya nol persen. Ketika tabungan berada dinilai 6 jt, bunga dan by administrasi akan impas, kasarnya bunga yg didapat setahun habis utk bayar biaya administrasi selama setahun juga.

Dari ilustrasi yang sangat sederhana itu , kami berharapa para pemuda atau remaja putra putri bisa mengambil hikmah akan masa depan generasi penerusnya , Biaya Masa Depan  selalu naik dan perlu diperhatikan secara serius agar generasi penerusnya dapat dimampukan sekolah.atau kuliah .

Setuju ?! Bila Setuju !! 

Mulailah dari sekarang merencanakan yang terbaik untuk Biaya Masa Depan Anak Anak Anda kelak, mulai dari sekarang.





0 komentar: